Influenza

Oleh dr. Susilawati, Osaka, Jepang.

Musim dingin masih menemani kita semua, konon kabarnya beberapa penyakit akan hadir di musim ini, salah satunya Influenza Virus Infection. Sekilas tentang influenza, semoga bermanfaat terutama buat ortu yg memiliki anak usia sekolah.

Influenza Virus Infection (flu) adalah penyakit saluran napas yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini biasanya muncul pada akhir musim gugur dan awal musim dingin. Mortality rate yang disebabkan penyakit ini adalah 0,1%. Virus influenza menular dari orang yang terinfeksi ke hidung atau tenggorokan orang lain.

Etiologi

Penyebab penyakit ini adalah virus influenza. Virus ini diklasifikasikan menjadi 3 yaitu virus influenza tipe A, B dan C. Tipe C biasanya menyebabkan sakit ringan atau bahkan tanpa gejala, sehingga jarang dibahas. Sedang tipe A dan B yang paling sering menimbulkan angka kesakitan. Masing-masing virus ini memiliki banyak subtipe dan strain. Virus ini juga selalu mengalami perubahan, yaitu mutasi, sehingga flu yang disebabkan oleh satu strain tidak memiliki kekebalan yang penuh terhadap strain yang lain.

Seseorang yang telah terinfeksi virus ini akan menular ke orang lain sejak 1 hari sebelum timbul gejala sampai 5 hari setelah gejala timbul. Penularan dapat terjadi melalui :

  1. Kontak dengan droplet kecil yang keluar dari bersin atau batuknya penderita,
  2. Kontak dengan objek, seperti saputangan yang terkena cairan hidung atau tenggorok penderita, dan
  3. Kontak langsung, seperti berjabat tangan.

Gejala

Biasanya gejala timbul 1 sampai 4 hari setelah virus masuk. Adapun gejala Influenza adalah:

  1. Demam berkisar 37,8 – 40 derajat Celcius, bahkan bisa sampai 41 derajat. Demam merupakan gejala awal penyakit ini. Demam bersifat kontinyu, tapi dapat juga hilang timbul. Anak-anak dan dewasa muda biasanya memiliki demam yang lebih tinggi dibanding orang tua.
  2. Menggigil
  3. Badan terasa sakit dan nyeri otot terutama bagian belakang, lengan dan kaki
  4. Sakit kepala
  5. Sakit saat menggerakan mata
  6. Terasa lelah dan lemah
  7. Batuk kering, hidung berair-air, tenggorokan terasa kering dan sakit
  8. Terkadang ada mual, muntah dan diare terutama pada anak-anak
  9. Merah pada daerah mata, kulit khususnya muka, hidung mulut dan tenggorok

Saat demam hilang, biasanya gejala yang lain mulai tampak jelas. Seseorang yang mengalami demam tinggi, maka gejala yang lain pun akan lebih berat.

Diagnosis

Diagnosis penyakit ini berdasarkan gejala yang timbul dan biasanya terjadi saat akhir musim gugur dan awal musim dingin. Pemeriksaan virus dari usap tenggorok juga sering dilakukan untuk memastikan diagnosis.

Pengobatan

Karena penyebabnya adalah virus, maka harus dijaga stamina penderita. Dianjurkan untuk istirahat total, banyak minum dan hindari alkohol dan rokok. Paracetamol dapat diberikan untuk mengurangi demam dan nyeri. Jangan gunakan aspirin untuk mengurangi demam dan nyeri karena efek samping bisa merusak hati dan meyebabkan reye sindrome. Antivirus juga biasanya diberikan meskipun terkadang terjadi resistensi karena sifat virus yang selalu bermutasi. Antivirus yang biasa diberikan adalah golongan neuroamidase inhibitor seperti oseltamivir (terkenal dengan tamiflu). Tamiflu sampai sekarang masih efektif untuk kedua tipe virus. Golongan M2 inhibitor juga sering digunakan, seperti relenza.

Sedang antibiotika tidak perlu diberikan, kecuali terjadi infeksi sekunder, seperti pneumonia.

Diagnosis Banding

Penyakit ini didiagnosis banding dengan :

  1. common cold (KAZE), tapi biasanya kaze gejalanya lebih ringan
  2. Penyakit saluran napas yang disebabkan infeksi bakteri
  3. Penyakit saluran napas yang disebabkan infeksi mononucleosis

Pencegahan

Karena penyakit ini sangat menular dan bahkan bisa menyebabkan kematian, maka tindakan pencegahan sangatlah penting, yaitu dengan pemberian vaksin. Vaksin biasanya berasal dari virus yang inaktif (killed) atau dari protein virus. Vaksin ini sangat direkomendasikan untuk:

  1. Semua orang usia 50 tahun atau lebih
  2. Semua orang yang memiliki problem kesehatan menahun seperti : penyakit jantung, penyakit paru-paru, asthma, penyakit ginjal, penyakit metabolik seperti diabetes, anemia atau kelainan darah yang lain.
  3. Penderita AIDS atau yang mengalami gangguan sistem imun
  4. Yang sedang mendapat cancer treatment
  5. Yang sedang mendapat aspirin dalam jangka panjang
  6. Ibu hamil diatas 3 bulan saat musim flu
  7. Dokter, perawat atau semua orang yang kontak dengan penderita
  8. Anak-anak usia 6-59 bulan tiap tahun harus mendapat vaksin, karena penyakit ini lebih sering menular pada anak2 dan virus selalu mengalami mutasi.

Pemberian vaksin ini biasanya hanya sekali, tapi untuk anak-anak yang baru pertama mendapat vaksin, sebaiknya mendapatkan suntikan yang kedua dengan jarak 1 bulan. Sebaiknya pemberian vaksin bulan oktober atau november, tetapi karena biasanya musim flu pada bulan januari sampai maret, pemberian vaksin pada bulan desember atau lebih telat sangat berguna untuk sepanjang tahun. Biasanya diberikan acetaminofen setelah penyuntikan.

Vaksin tidak diberikan pada :

  1. Seseorang yang alergi terhadap telur
  2. Guillan Bare Syndrome
  3. Sedang sakit berat atau demam yang tinggi

Efek samping vaksin biasanya hanya berupa demam dan nyeri tempat suntikan, yang akan hilang dalam waktu 24 jam. Efek samping lain yang sangat jarang adalah sindroma guillan bare (nyeri otot, lemah atau lumpuh) dengan angka kejadian 1 dr 1-2 juta yang mendapat vaksin. Yang paling ditakutkan adalah jika terjadi reaksi alergi. Jika hal ini terjadi segera hubungi dokter. Adapun gejala reaksi alergi adalah: pembengkakan muka, bibir dan lidah, susah bernapas, tenggorokan terasa tercekik, pucat, lemah, pusing, detak jantung menjadi cepat yang terjadi dalam beberapa menit sampai beberapa jam setelah penyuntikan.

So… intinya mencegah lebih baik daripada mengobati.

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Parse error: syntax error, unexpected '&', expecting ']' in /home/kmmiiorg/public_html/wp-content/themes/atahualpa/footer.php on line 4